Kamis, 19 Januari 2017

Melihat lebih dekat Proses Pengasinan Telur di Brebes

Bebek..Bebek..Bebeeeekkkk....Telor kalian sangat bermanfaat sekali untuk disajikan dengan makanan lainnya. Kenapa harus telor bebek yang dijadikan telor asin? Kenapa gak telor ayam? 

Jawabannya adalah karena telor bebek memiliki pori-pori kulit yang lebih besar ketimbang telor ayam makanya akan lebih mudah proses pengasinan telornya. Ditambah lagi telor asin memiliki kadar lemak yang tinggi, coba aja deh liat kuning telornya yang bertekstur creamy seperti memiliki kadar minyak pada bagian kuning telornya yang membuat rasa lebih gurih. Cangkang telor bebek juga lebih tebal sehingga tak mudah retak ataupun pecah saat proses pengasinan telor sehingga daya simpan telor lebih lama. 

Begitulah kawan alasannya telor bebek jadi inceran dalam pembuatan telor asin. Kami langsung meluncur ke peternakan bebek milik Pak Abdillah. Jangan ditanya wanginya seperti apa yah. Pokoknya parfum kalian semua kalaaahhh deh sama bau khasnya si bebek. Mendingan kalo kesana gak usah sok pake parfum segala yah, Percuma!!!!

Rabu, 18 Januari 2017

Behind the scene Menanam Bawang Merah

Memang selalu ada canda tawa selama proses penanaman bawang ini. Walaupun hanya kita berdua saja yang turun ke sawah tapi tak membuat suasana disawah menjadi sepi malah sebaliknya. Gelak tawa terus terdengar karena banyolan yang terlontar dari Idfi. Dialah pemecah suasana kala itu yang dapat membuat seluruh petani tertawa terbahak-bahak, tidak hanya petani saja melainkan semuanya yang sedang berada ditempat itu.

Proses pengambilan gambar berjalan tak semulus yang kami kira karena banyak sekali warga setempat yang mengerumuni sawah yang dijadikan tempat untuk pengambilan gambar. Memang kesulitannya selalu seperti itu, Berkali-kali kami harus mengulang dan berkali-kali pulalah kami harus pindah tempat agar tidak terlihat kerumunan warga setempat.

Selasa, 17 Januari 2017

Bawang Merah menjadi ikon nya Brebes

Kota Brebes adalah kota yang terletak di provinsi Jawa Tengah tepatnya didekat perbatasan Jawa Barat. Makanya bahasa yang mereka gunakan pun campuran dari Bahasa Sunda dengan Bahasa Jawa. Berkali-kali saya temui orang Brebes lebih sering menggunakan Bahasa Sunda sih tapi bahasa yang mereka gunakan pun tidak pure Bahasa Sunda. Saya mengerti Bahasa Sunda makanya saya tidak roaming saat mereka sedang berbicara.

Brebes merupakan salah satu daerah penghasil bawang merah terbesar di Jawa dan kebanyakan petani bawang merah yaitu perempuan. Kenapa harus perempuan? Baca sampai habis blog ini yah. Pasti kalian akan tau jawabannya :D

Perjalanan Travel Blogger ke Brebes

Tawaran yang sangat menarik datang dari kak Vika yang mengundang saya untuk ikut berkunjung ke Brebes bersama Travel Blogger lainnya. Woowwww...Pengalaman yang sangat saya nantikan bisa kenal dengan Travel Blogger. 

Friday, 13 Des 2017
Setelah seminggu saya kena Demam Berdarah, Akhirnya sembuh juga dan gabung bersama teman baru dari Trip Travel Blogger ke Brebes. 

Keberangkatan kami ke Brebes pada pukul 06.45 AM di Stasiun Gambir. Kereta menuju Brebes itu sangat tepat waktu, Kalau kalian telat semenit saja sudah dipastikan ketinggalan kereta. Seperti teman kami yang tertinggal kereta padahal cuma telat semenit saja. Kereta itu emang lebih tepat waktu ketimbang naik pesawat, ditambah lagi sekarang di Stasiun Gambir semakin ketat pengawasannya.

Rumah saya di Ciledug, sangat jauh kalau harus ke Gambir. Beruntungnya saya punya bapak yang posesif dan selalu mengantarkan kemana pun saya melakukan perjalanan keluar kota. Keberangkatan saya dari rumah tepat pukul 05.00 AM karena perkiraan saya sejam sampailah di Gambir. Ternyata salah teman-teman, tepat pukul 05.30 AM sudah sampai dong di Gambir. Emang deh bokap ini mantan pembalap kali yah. Cepet banget sampe Gambir. 

Senin, 09 Januari 2017

Rappelling di Curug Lembah Pelangi

Liburan panjang yang tidak saya nantikan tapi sudah terjadi ya apa boleh dikata. Pertama kalinya selama saya bekerja, saya merasakan liburan yang sangat panjang. Bayangkan saja, saya libur kerja selama 10 hari. Mungkin teman lainnya senang karena punya planning keluar kota atau jalan-jalan dengan keluarganya. Beda halnya dengan saya yang tidak memiliki acara kemanapun. Yaaahhh palingan sibuk terima tawaran ketemuan sama temen untuk nongkrong di cafe. 

Rabu, 04 Januari 2017

Taman Hutan Raya IR. H Djuanda Bandung

Siangnya kami langsung ke Taman hutan Raya Ir. Djuanda untuk sekedar menghirup udara segar disana. Karena kami bingung mau jalan kemana dengan kondisi Bandung yang super macet dan males bermacet-macetan dengan waktu yang sangat mepet. Kalau ke Tahura kan cuma 15 menit juga sampai dari Resort Dago Pakar karena keluar dari Resort tinggal belok kanan setelah itu ada pertigaan kedua kami belok kanan lanjut aja deh jalan lurus terus ikutin jalan. karena TAHURA posisinya ada di samping kiri kami.

Penutupan Arisan Gengges di Resort Dago Pakar

Walaupun macet yang membuat kami agak telat sampai di Resort. Tapi setidaknya kami masih bisa makan malam bersama di Resort. Sesampainya di Resort kami pilih kamar diatas untuk simpan barang bawaan. Saya tidur sekamar bareng Frelly dan yang lainya bersama keluarga kecilnya. maklum kami berdua masih single jadi bisa bobo bareng deh berdua. Kebayag gak sih kalau kesana tanpa Frelly, mungkin saya akan tidur sendirian. hahahhaa...